Untuk para pecinta sepakbola Italia pastinya sudah tidak asing lagi dengan klub yang sarat akan legenda yaitu Parma Calcio. Ya klub yang satu ini memang sudah dikenal sebagai pencipta para pemain legenda khususnya dari tanah Italia. Kali ini akan coba membahas sedikit sejarah Parma di Liga Italia.

Karena memang seperti yang diketahui, sebut saja nama Fabio Cannavaro, Gianluigi Buffon, Adriano, Marco Di Vaio merupakan pemain yang pernah membela klub yang satu ini.

Berikut Ulasan Sejarah Parma di Italia

Parma Calcio sendiri berdiri pada tahun 1913 silam. Dan sudah cukup banyak gelar yang diraih oleh klub ini semasa jayanya.

Namun pada beberapa waktu lalu, tim yang serat akan cerita ini sempat mengalami kebangkrutan yang sangat mengerikan. Bahkan mereka sulit untuk membayar listrik di Stadion yang membuat pihak pengadilan mengambil keputusan tegas.

Berjaya di Kancah Eropa

Sejarah Parma di Kancah Liga Italia 2

Kalau disuruh menyebutkan tim Italia mana saja yang sangat sukses di ajang Eropa. Pastinya Juventus, AC Milan, Inter Milan dan Napoli pastinya hal biasa, lalu bagaimana dengan Parma.

Ya klub yang satu ini memang belum satu kalipun menjadi juara diajang Serie A Italia. Terakhir mereka hanya mampu menjadi kampiun diajang Coppa Italia sebanyak 3 kali, pada musim 1991/1992, 1998/1999 dan 2001/2002.

Serta satu gelar Super Italia yang terjadi pada tahun 1999 silam. Dan tercatat memang hanya 4 gelar selama mereka bermain diajang Italia.

Namun untuk hasil di Eropa sendiri sangat mentereng. Tercatat pada musim 1994/1995 sukses menjadi juara Europa League.

Serta pada musim 1998/1999 mereka sukses menggabungkan gelar Super Italia dan Coppa dengan Europa League. Musim itu memang menjadi yang paling menggembirakan bagi Parma.

Bahkan pada musim 1992/1993 mereka sukses menjuarai ajang Liga Champions Eropa, yang jaman dahulu masih bernama Piala Winner. Hingga ditahun yang sama mereka mampu menjadi juara Super Eropa yang saat itu tim sukses mengalahkan sesama tim Italia, AC Milan dengan skor 2-1.

Musim 2014/2015, Parma Alami Kebangkrutan

Pada musim 2014/2015 menjadi saat yang palin kelam bagi Parma. Karena saat itu klub dinyatakan bangkrut.

Saat itu dinyatakan bahwa klub memiliki hutang sebesar 218 juta Euro, dan total tersebut sudah termasuk penunggakan gaji pemain yang mencapai angka 63 juta Euro.

Melihat hal tersebut pihak pengadilan pada akhirnya mengamil sikap tegas dengan menganulir semua poin yang sudah diraih klub. Dan bahkanpengadilan Italia langsung menghukung klub dengan langsung membuat mereka harus berlaga diajang Serie D.

Namun hanya berselang beberapa tahun saja, tim mampu bangkit, tim hanya perlu 3 hingga 4 tahun saja untuk bisa kembali keajang Serie A.

Hingga pada musim 2017/2018 Parma dipastikan kembali keajang Serie A usai mereka menang atas Spezia dibabak playoff Serie B. Saat itu tim sukses raih kemenangan dengan skor 2-0.

Bangkit di Serie A

Sejarah Parma di Kancah Liga Italia 1

Demi mempersiapkan kekuatan mereka diajang Serie A, jajaran Parma bahkan mendatangkan beberapa pemain meski ada yang berstatus pinjaman dan pemain veteran.

Sebut saja nama gelandang Leo Stulac, Antonio Barilla. Bahkan terdapat bek veteran asal Portugal Bruno Alves yang masuk kedalam skuat.

Dan bahkan sejak awal musim hingga sekarang tercatat ada beberapa pemain bintang yang masuk kedalam klub. Diantaranya seperti Roberto Inglese, Luigi Sepe, Jonathan Biabiany, Jurac Kucka dan bahkan eks Arsenal Gervinho.

Bahkan saat ini tim menduduki posisi 9 klasemen sementara dengan torehan 28 poin. Mereka hanya selisih 4 poin dari Lazio yang duduk diposisi 6 yang merupakan zona kualifikasi Europa League.

Itulah sejarah parma di Italia yang mungkin tidak akan pernah terlupakan oleh para pecinta Seria A tentunya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *