Deretan 3 Bek Terbaik Liga Inggris Saat Ini

Kompetisi Primier League 2018/19 sudah berjalan setengah musim dan sejauh ini ada banyak pemain yang tampil sangat luar biasa termasuk pemain di lini belakang. Nah dibawah ini merupakan bek terbaik Liga Inggris. Siapa saja? simak ya.

Bek tengah itu harus bisa melakukan tekel, intersep dan duel di udara dengan cukup bagus. Karena itu, tidak mudah untuk menjadi bek tengah yang konsisten apalagi di kompetisi sekaliber Primier League. Ini dia deretan bek paling moncer dan apik penampilannya.

Berikut 3 bek terbaik Liga Inggris

Virgil Van Dijk

Virgil Van Dijk layak mendapatkan predikat sebagai bek terbaik Liga Inggris karena penampilannya sangat luar biasa. Ya, dia sudah tampil apik di lini belakang dibawah asuhan Jurgen Klopp dan bertanggung jawab atas solidnya pertahanan Liverpool musim ini.

Van Dijk adalah pemimpin di atas lapangan. Dia cepat, lincah, brilian dengan bola dan buas di udara. Bek asal Belanda itu juga sangat tenang dalam situasi tertekan. Pemain berusia 27 tahun itu juga menjadi ancaman nyata dari situasi bola mati.

Toby Alderweireld

Deretan-3-Bek-Terbaik-Liga-Inggris-Saat-Ini--2

Usai terpuruk pada musim 2017/18 dimana Toby Alderweireld berselisih dengan pelatih Maurcio Pochettio dan kehilangan tempatnya dari pemain baru Davinson Sanchez. Kini pemain berusia 29 tahun itu sepertinya sudah kembali ke performa terbaiknya di musim ini.

Terbukti berkat penampilan apiknya di jantung pertahanan bersama Jan Vertonghen. Kini Spurs berada di 3 besar Primier League. Bahkan rival abadi Arsenal itu bisa saja juara di musim ini. Sehingga jelas Toby disebut bek terbaik Liga Inggris.

Aymeric Laporte

Aymeric Laportr sangat brilian di barisan belakang Manchester City musim ini. Setelah direkrut pada Januari 2018 dengan biaya yang cukup mahal, Laporte menjadi salah satu pemain terbaik City musim ini.

Bek tengah asal Perancis itu adalah bek yang sangat bagus dan merupakan pemain yang cocok dengan gaya bermain Pep Guardiola. Usianya masih 24 tahun, Laporte harus banyak belajar. Namun dengan penampilannya yang luar dirinya disebut bek terbaik Liga Inggris saat ini.

Legenda MU Kritik Solskjaer Soal Rotasi Pemain

Kebijakan yang secara rutin merotasi skuad utama Manchester United langsung mendapatkan respon dari para legenda seperti Paul Ince. Ya, Ince yang merupakan Legenda MU kritik Solskjaer terkait yang di lakukannya. Menurutnya The Reds Devils harus bisa bermain dengan konsisten.

Rangkian torehan apik Manchester United bersama Solskjaer harus kandas saat mereka jumpa Burnley di ajang Primier League pada hari Rabu kemarin. Dimana keduan tim harus puas berbagi poin 2-2 saat bermain di Old Trafford.

Malahan, Setan Merah sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Ashley Barnes dan Chris Wood yang tercipta pada menit ke 51 dan 81. Untungnya, jelang berakhirnya pertandingan Paul Pogba dan Victor Lindelof berhasil menyamakan kedudukan, yang mana menyelamatkan MU dari kekalahan.

Legenda MU kritik Solskjaer usai United bermain imbang

Harus Konsisten

Pada pertandingan tersebut, Solskjaer mengundang perhatian lantaran memainkan Andreas Pereira yang absen kala hadapi Arsenal. Malah, Jessu Lingard yang sedang tampil apik justru di cadangkan oleh pria asal Norwegia tersebut.

Hasil imbang itu langsung mengundang respon dari Paul Ince yang pernah membela MU di era 90an silam. Dirinya merasa United seharusnya bermain lebih konsisten dengan skuad yang sama, bukan justru melakukan rotasi pemain.

“Saya tidak yakin mengaoa mereka selalu mengubah timnya. Harus ada konsistensi pada tim ini, dan saar mereka sedang tampil apik, saya tidak yakin mengapa mereka harus mengacak-acak susunan pemainnya.”Kata Legenda MU kritik Solskjaer kepada media.

Soroti Pereira

Legenda-MU-Kritik-Solskjaer-Soal-Rotasi-Pemain-2

Legenda MU kritik Solskjaer dan salah satu yang paling di kritik adalah keputusanya memainkan Andreas Pereira. Dia menuding gelandang asal Portugal itu sebagai biang kerok dari mampunya Burnley cetak dua gol pada pertandingan tersebut.

“Keputusan memainkan Andreas Pereira sejak awal pertandingan itu aneh dan dia menjadi penyebab dari gol tersebut. Mungkin jika Solskjaer tidak memainkannya bisa saja United berhasil meraih hasil sempurna.”

Terakhir, Ince dengan tegas beranggapan bahwa Manchester United harus lebih konsisten dalam memilih pemain. “Harus ada konsitensi”Tutup Solskjaer kepada media.

5 Pemain Top Alami Cedera Di Januari 2019

Kebugaran memainkan peran penting dalam olahraga seperti sepak bola. Tidak semua pemain sanggup terlibat dalam aksi intensitas tinggi selama 90 menit di atas lapangan. Tentu saja ada pemain yang bisa cedera serius. Nah dibawah ini merupakan deretan pemain top alami cedera di awal tahun ini.

Berikut pemain top alami cedera di awal tahun

Hector Bellerin

5-Pemain-Top-Alami-Cedera-Di-Januari-2019-1

Pemain top alami cedera yang pertama yakni Hector Bellerin. Ya, dirinya merupakan pemain penting Arsenal dan bermain sangat baik dalam kemenangan 2-0 atas rival sekotanya, Chelsea di Stadion Emirates. Namun, Bellerin kini mengalami cedera dalam laga itu.

Dimana pemain asal Spanyol itu mengalami cedera ACL di lutut kirinya, yang membuatnya diprediksi absen hingga akhir musim ini. Ceera parah sehingga meninggalkan kekosongan di posisi bek kanan Arsenal.

Dele Alli

Tottenham Hotspur menjadi tim yang paling banyak terkena dampak cedera di paruh musim ini. Dengan cedera hamstring Dele Alli dalam perandingan mereka melawan Fulham, Spurs sekarang tanpa pasukan penuh mereka hingga Maret nanti.

Pemain top alami cedera seperti Dele Alli tentunya akan merugikan kubu Tottenham. Karena mereka di musim ini juga mengincar gelar juara Primier League. Namun dengan cederanya pemain timnas Inggris tersebut, maka peluang kian tipis.

Ousmane Dembele

5-Pemain-Top-Alami-Cedera-Di-Januari-2019-3

Ousmane Dembele akan absen dalam 15 hari ke depan setelah dia alami cedera engkel dalam kemenangan Barcelona atas Leganes pada Minggu (20/1/2019). Dia berjalan tertatih-tattih di babak kedua laga itu, dimana Barcelona menang 3-1.

Pemain top alami cedera seperti Dembele jelas membuatnya akan kehilangan 4 laga termasuk melawan Sevilla di ajang Copa del Rey. Pemain asal Perancis itu kerap didera cedera dan kondisi ini sangat disayangkan mengingat dia mulai tampil baik di musim ini.

Harry Kane

Pemain top alami cedera lainna yakni Harry Kane. Ya, dirinya alami cedera pergelangan kaki awal bulan ini saat timnya kalah tipis kontra Manchester United. Kaenanya, kapten timnas Inggris dan Spurs tidak akan bisa merumput hingga Maret 2019 nanti.

Hal ini jelas akan sangat merugikan Spurs. Karena Kane merupakan salah satu striker andalan klub asal London Utara putih tersebut. Sehingga tim besutan Maurixio Pochettino hanya akan andalkan jasa Fernando Llorente di lini depan.

Neymar Jr

5-Pemain-Top-Alami-Cedera-Di-Januari-2019-4

Dalam pertandingan Coupe de France antara PSG melawan Starsbourg, Neymar alami cedera yang membuatnya diganti pada babak kedua. Pemain asal Brasil itu meninggalkan lapangan dengan dugaan patah metatarsal.

Intip Sejarah Perjalanan Klub Arsenal

Buat kalian pendukung Arsenal tentunya senang dengan kejayaan Arsenal di masa lalu. Dimana The Gunners mampu meraih 13 trofi Liga Inggris dan menjadi tim yang paling disegani lantaran pernah tidak terkalahkan selama satu musim dibawah arahan Arsene Wenger. Nah pada kesempatan kali ini kami akan membahas sejarah perjalanan klub Arsenal saat dibentuk. Seperti apa? simak dibawah ini.

Ini sejarah perjalanan klub Arsenal yang wajib kalian tahu Gunners

Sejarah terbentuknya klub Arsenal

Oktober 1886, David Danskin salah satu pekerja pabrik senjata royal Arsenal, di wooldwich memutuskan mendrikan klub sepakbola bersama tiga temannya, Elijah Watkins, John Humble dan Richard Pearce. Awalnya, hanya hobi semata. Namun seiring perjalanan waktu menjadi salah satu klub sepakbola Inggris Raya.

Setelah itu mereka memberikan namanya Dia Square FC. Namun pada 1913 mereka mengubahnya menjadi Woolwich Arsenal dan memutuskan pindah ke Highbury Stadium di London Utara. Setelah itu Danski memutuskan mengubahnya menjadi Arsenal FC dan sejak itu penampilan Arsenal luar biasa.

Seiring berjalanya waktu sejarah perjalanan klub Arsenal pun menjadi klub yang disegani dibawah arahan Arsene Wenger dan tercatat mereka telah mengoleksi 13 trofi Liga Inggris, 13 gelar Piala FA, trofi 14 trofi Community Shield dan satu Piala Winners.

Baca Juga: Mengenal sosok Kylian Mbappe, Pesepakbola Termuda Tersukses

Evolusi logo

Julukan The Gunners dan logo Arsenal berkaitan dengan asal-asul klub yang didirikan oleh pekerja pabrik senjata Royal Arsenal di Borough of Woolwich pada 1986. Awalanya lambang Arsenal yakni gambar tiga meriam dengan moncong mengadap ke atas.

Sejarah perjalanan klub Arsenal dan mereka menggunakan tulisan Victoria Concordia Crescit yang artinya kemenangan berawal dari harmoni. Arsenal pun kembali merubahnya pada tahun 2002. Mereka mengubah moncong meriam menjadi menghadap ke kanan seperti yang kita kebal sampai saat ini.

The invicible Arsenal

Intip-Sejarah-Perjalanan-Klub-Arsenal-2

Sejak Liga Inggris modern dimulai pada 1992 hingga kini, tercatat hanya satu tim yang memiliki rekor tak terkalahkan dalam satu musim yakni Arsenal. Ya, mereka mampu mengukir sejarah dengan tidak terkalahkan dalam 38 pertandingan. Sejak itulah mereka dikenal sebutan Invicibles. Demikian sejarah perjalanan klub Arsenal secara ringkas.

Mengenal Sosok Kylian Mbappe, Pesepakbola Termuda Tersukses

Saat mencetak satu-satunya gol dalam kemenangan Perancis atas Peru di ajang Piala Dunia 2018 lalu , Mbappe kembali menunjukan khasnya di hadapan 50 ribu orang yang memadati Arena Ekaterinburg. Selebrasi melipat tangan ini sebetulnya terinspirasi dari adik kandungnya, Ethan Mbappe. Nah buat kalian yang ingin mengenal sosok Kylian Mbappe mending simak dibawah ini aja ya.

Mengenal sosok Kylian Mbappe

Sepakbola rupanya turun dari sang Ayah

Seperti kata pepatah,sebuah perjalanan diawali dari satu langkah. Dan langkah mungil pertama Mbappe adalah saat lahir dari pasangan Wilfred Mbappe dan Fayza Lamari. Namun satu hal yang identik adalah bahwa sang ayah adalah seorang pelatih sepakbola, semetara pubunya pernah menjadi atlet bola tangan semasa muda.

Baca juga: Daftar penyerang legenda Liga Italia Jilid 2

Mbappe bermain sepakbola dari kecil

Jika mengenal sosok Kylian Mbappe tentunya harus mengenal dari kecil. Ya, sepakbola menjadi pelarian yang tepat, sebuah pilihan yang bisa disodorkan oleh sang orang tua. Klub yang dilatih ayahnya, AS Bondy jadi tempat pertama mengasah bakat sebagai winger kiri. Setiap jam sekolah usai, Kylian langsung menuju tempat latihan.

Mbappe debut di sepakbola di usia 16 tahun

Mengenal sosok Kylian Mbappe lainnya yakni dirinya debut di sepakbola ternyata saat berusia 16 tahun. Ya, kala itu Leonardo Jardim selaku juru racik Monaco mlihat bahwa Mbappe sebagai aset berharga Monaco. Alhasil pelatih asal Portugal itu memberinya kesempatan debut di tm senior di akhir 2015 pada 16 tahun 347 tahun. Kylian pun mematahkan rekor Henry yang sudah bertahan selama 21 tahun lamanya.

Bersama Monaco Mbappe menjadi pemain terpenting

Gol demi gol tercipta dari kakinya, rekor demi rekor berdatangan. Satu di antaranya adalah pencapaian sebagai pemain termuda yang mencetak hattrick di kasta tertinggi sepakbola Perancis yakni di usia 18 tahun 2 bulan. Total Kylian berhasil mencetak 26 gol dari 44 kali penampilan dalam semua ajang musim ini termasuk Liga Champions. Dirinya juga pernah membawa Monaco juarai Ligue 1.

Kini bersama PSG

Usai sukses bersama Monaco. Kini Mbappe tercatat memperkuat PSG dimana merupakan salah satu klub kaya raya asal Perancis. Menariknya bersama Les Parisien dirinya berhasil memberikan tiga gelar juara penting dalam semusim di usianya yang masih 19 tahun dan musim kemarin dirinya juga mampu membawa Perancis juarai Piala Dunia 2018 yang berlangsung di Rusia. Mengenal sosok Kylian Mbappe ini semoga bermanfaat untuk kalian para pemuda.

Daftar Penyerang Legenda Liga Italia – Jilid ke-2

Setelah sebelumnya sudah menyebutkan 3 nama yang merupakan penyerang Liga Italia yang masuk kedalam daftar legenda. Kali ini akan menyebutkan beberapa nama pemain yang berposisi dilini depan yang berstatus legenda. Berikut daftar penyerang legenda Liga Italia yang masuk dalam daftar legenda di era sepakbola modern.

Sebelumnya sudah menyebutkan nama seperti Francesco Totti, Antonio Di Natale dan juga Alessandro Del Pier. Yang dari ketiganya kebanyakan yang mampu tampil konsisten karena mereka memang sudah cukup lama membela klub.

Dan klub yang dibelanya sendiri hanya satu, bahkan seperti ketiga pemain tersebut bisa dikatakan sebagia ikon klub baik di domestik maupun di dunia karena loyalitasnya.

Berikut Daftar Pemain Italia di Posisi Penyerang

Karena akan loyalitasnya mereka bahkan ada yang setelah pensiun masih tergabung di dalam klub. Seperti menjadi brand ambassador, atau bahkan menjadi manager klub yang memang tetap selalu ada untuk klub dan para fans.

Filippo Inzaghi

Daftar Penyerang Legenda Liga Italia - Jilid ke-2

Pemain berikutnya yaitu penyerang Filippo Inzaghi, ya pemain yang satu ini sebenarnya juga berkarir bersama sang adik yang bernama Simone Inzaghi. Namun meski begitu keduanya memiliki nasib yang berbeda.

Pemain dengan sapaan Pippo ini bahkan mendapat julukan si raja Offside, karena kebanyakan pemain yang membela 2 raksasa Serie A, Juventus dan AC Milan ini selalu saja melakukan offside.

Karena saking memiliki mental akan mencetak gol yang sangat tinggi, dirinya kerap tidak melihat kondisi. Namun meski begitu dirinya kerap menjadi penyelamat bagi klub khususnya di masa genting.

Memiliki postur tubuh yang tidak terlalu tinggi. Inzaghi bisa menutupi hal tersebut dengan insting mencetak gol yang sangat mengerikan.

Bahkan jika dirinya sudah berhadapan dengan kiper hampir 80 persen dipastikan dirinya mampu mencetak gol.

Tercatat selama berkarir di Liga Italia sejak 1995 hingga 2012 dirinya sukses membukukan 156 gol dari 289 kali tampil.

Inzaghi sendiri hanya berkarir di Italia, dirinya pernah membela Piacenza, Parma, Atalanta hingga Juventus selama 4 tahun. Dan yang terakhir bersama AC Milan selama 11 tahun.

Dirinya sendiri memilii catatan gol yang sama dengan milik Luigi Riva dan Roberto Mancini dengan torehan 156 gol.

Christian Vieri

Daftar Penyerang Legenda Liga Italia - Jilid ke-2 2

Pemain yang terakhir yaitu Christian Vieri. Untuk pemain yang satu ini memang sebenarnya merupakan pemain dengan memiliki postur tubuh selayaknya penyerang utama.

Memiliki postur tubuh 185 Centimeter dengan tubuh yang gempal. Dirinya kerap membuat para pemain bertahan sulit menjaga dirinya khususnya dalam hal duel udara.

Pemain yang sudah cukup melalang buana di beberapa klub Italia ini lebih dikenal sebagai salah satu penyerang legenda milik Inter Milan.

Tercatat dirinya membela klub pada 1999 hingga 2005. Namun dalam kurun waktu 6 tahun, dirinya sukses mencetak 103 gol dari 143 kali tampil disemua laga yang dimainkan.

Tercatat Vieri sudah mencetak 142 gol dari 264 kali tampil diajang Serie A sejak 1991 hingga 2009 silam.

Selama berkarir di Italia, dirinya pernah membela klub Torino, Pisa, Ravenna, Venezia, Atalanta, Juventus, Lazio dan Duo Milan, Inter dan AC Milan.

Bahkan dirinya sempat membela Sampdoria, Fiorentina hingga Atalanta yang menjadi klub terakhirnya sebelum pensiun pada musim 2008/2009.

Namun dari sekian banyak yang disebutkan, memang hanya Vieri yang menjadi pemain yang tidak membela klub lebih dari 10 tahun.

Karena dirinya lebih banyak berpindah klub. Bahkan dirinya juga sempat menjadi pemain Liga Italia terbaik pada musim 1999 dan 2002.

Dan ditahun 2002 silam dirinya menjadi top skorer Serie A, saat itu dirinya masih membela Inter Milan dengan torehan 24 gol.

Saat itu Vieri mengalahkan Adrian Mutu, Filippo Inzaghi dan juga Alessandro Del Piero.

Itulah tadi beberapa ulasan singkat tentang nama penyerang legenda Liga Italia yang cukup disegani oleh pemain lainnya. Jika anda adalah salah satu pecinta Seria A yang sering mengikuti pertandingannya.

Maka disarankan untuk mencoba peruntungan anda di salah satu Agen Sbobet Terpercaya Indonesia yaitu 389SPORTS.ORG yang sudah terjamin aman dan terpercaya. Di situs tersebut, anda bisa melakukan prediksi pertandingan sepak bola di permainan sbobet.

5 Penyerang Legenda Liga Italia

Jika kamu mendengar ajang Liga Italia pastinya kamu akan menyatakan bahwa liga yang satu ini menjadi yang paling lambat saat memainkan bola. Hal tersebut memang benar, namun siapa sangka pada era 2000an, cukup banyak penyerang hebat yang lahir dari ajang ini. Berikut 5 penyerang Legenda di Liga Italia Serie A.

Jika pada tahun ini mungkin kamu akan langsung menyebutkan nama penyerang Juventus, Cristiano Ronaldo, atau Ciro Immobile yang merupakan penyerang Lazio.

Namun siapa sangka sebenarnya sangat banyak sekali, bahkan ada beberapa diantaranya pemain tersebut berasal dari Italia.

Top 5 Daftar Penyerang Legenda Liga Italia

Sebut saja nama Rivaldo, Ronaldo Nazario de Lima, Andriy Shevchenko hingga sang maestro Alessandro Del Piero dan Francesco Totti. Merupakan sebagian nama pemain yang sangat mengerikan di eranya.

Dan kali ini akan mencoba membahas beberapa pemain tersebut yang berasal dari negeri Pizza tersebut.

Francesco Totti

5 Penyerang Legenda Liga Italia 3

Untuk pemain yang satu ini merupakan salah satu pemain legenda yang masuk jajaran elit Liga Italia dari era Modern.

Pemain yang bisa dikatakan sebagain one man klub ini memang menjadi salah satu legenda raksasa AS Roma. Karena seperti yang diketahui Totti merupakan pemain asli didikan Roma hingga pada akhirnya sang pemain memutuskan pensiun dan juga tetap di Roma.

Bahkan dirinya mendapat julukan akan ‘No Totti No Party’ yang menyatakan bahwa Roma akan menang jika ada Totti.

Tercatat dirinya sudah mengumpulkan 250 gol dari 619 kali tampil diajang Serie A Italia. Dirinya hanya selisih 24 gol dari Silvio Piola yang merupakan top skorer Liga Italia dengan 274 gol dari 537 kali tampil.

Antonio Di Natale

5 Penyerang Legenda Liga Italia 2

Pemain yang kedua bernama Antonio Di Natale. Penyerang yang satu ini bisa dikatakan sebagai salah satu pemain yang sangat unik, khususnya dilini depan dan menjadi ujung tombak.

Di Natale sendiri sebenarnya bukan seperti Totti yang hanya membela satu klub dari awal karir hingga masa pensiunnya.

Namun dirinyalah yang bisa dikatakan bisa membawa klub yang sebenarnya merupakan klub kecil, namun bisa bersaing dengan para raksasa diajang Serie A.

Mengawali karir di Empoli, Di Natale pada akhirnya memutuskan berkarir bersama Udinese sejak tahun 2004 silam. Dan tercatat selama 12 tahun dirinya berkarir untuk Udinese.

Selama berkarir diajang Serie A dirinya tercatat sukses mencetak 209 gol dari 445 kali tampil. Ya pemain yang satu ini bisa dikatakan memiliki ukuran yang tidak biasa sebagai penyerang tunggal.

Dirinya hanya memiliki tinggi 170 centimeter saja, namun untuk masalah mencetak gol dirinya tidak bisa di pandang sebelah mata.

Bahkan tercatat dirinya sukses menjadi top skorer dua kali secara beruntun, pada musim 2009/2010 dan musim 2010/2011 silam.

Dan menjadi bagian dalam skuat all star Serie A Italia 3 kali, pada musim 2010/2011, 2011/2012 dan 2012/2013 silam.

Alessandro Del Piero

5 Penyerang Legenda Liga Italia

Pemain yang ketiga yaotu Alessandro Del Piero. Untuk pemain yang satu ini pastinya sudah cukup banyak para pecinta sepakbola Italia yang paham akan kepiawaian pemain yang satu ini.

Ya dikenal sebagai Mick Jagger saat melakukan selebrasi usai mencetak gol. Dirinya juga dikenal seperti Antonio Di Natale yang kedua.

Karena memang dirinya memiliki ukuran yang tidak tinggi untuk seorang penyerang, namun hanya saja dirinya bukan penyerang tunggal.

Tercatat selama berkarir di Italia sejak 1993 hingga 2012 dirinya sukses mencetak 188 gol dari 344 kali tampil.

Pada awalnya Del Piero mengawali karirnya bersama Padova sejak musim 1991 sampai 1993. Hingga pada akhirnya berkarir bersama Juventus pada 1993 hingga 2012 silam.

Itulah daftar beberapa nama penyerang legenda Liga Italia yang terbilang cukup sukses dan mengerikan pada masanya. Dari nama di atas, adakah pemain yang menjadi idola kamu?

Profil Andrea Pirlo, Sang Maestro Freekick

Siapa yang tidak kenal dengan nama yang satu ini, ya Andrea Pirlo. Pemain yang memang menjadi momok bagi para lawan, khususnya saat adanya eksekusi tendangan mati. Berikut akan coba membahas profil dari Andrea Pirlo.

Pirlo sendiri merupakan pemain yang berposisi sebagai gelandang tengah. Meski memiliki postur yang tidak terlalu besar seperti halnya pemain yang ada di posisi ini seperti Patrick Vieira dan Mark Van Bommel.

Namun dirinya selalu menjadi pilihan utama bagi klub yang dibelanya. Bahkan diriya juga disebut sebagai pemain yang malas bergerak, namun meski begitu dirinya memiliki kelebihan khusus dalam eksekusi Freekick dan juga melakukan umpan yang sangat terukur.

Pernah Membela Klub Besar Serie A

Profil Andrea Pirlo, Sang Maestro Freekick 2

Selama berkarir Pirlo memang kebanyakan membela klub besar yang ada di ajang Liga Italia Serie A. Sebut saja nama Brescia menjadi klub profesional perdananya.

Pirlo sendiri meski memulai karir diklub kecil Brescia, namun dirinya terhitung sebagai salah satu legenda dari raksasa AC Milan dan juga Juventus.

Setelah membela Brescia sejak 1995 hingga 1998, dirinya memutuskan gabung ke Inter Milan. Namun selama membela klub ini, kebanyakan Pirlo hanya menghabiskan sebagai pemain pinjaman.

Sebut saja Reggina dimusim 1999/2000 dan juga kembali ke Brescia pada tahun 2001. Namun pada tahun 2001 lah dirinya mulai menunjukkan kebesarannya saat bergabung ke AC Milan.

Saat itu dirinya didatangkan dengan banderol 17 juta Euro. Pada masanya dirinya menjadi salah satu pemain termahal, dan disinilah dirinya meniti karir dengan mendapatkan beberapa gelar bergengsi.

Profil Andrea Pirlo, Sang Maestro Freekick 1

Hingga pada akhirnya Pirlo yang sudah masuk usia uzur akhirnya memutuskan mengakhiri karir 10 tahunnya bersama Milan. Dan memutuskan gabung Juventus dengan status free Transfer.

Namun meski begitu dirinya masih menunjukkan tajinya selama kurang lebih 4 tahun. Hingga pada tahun 2015 dirinya akhirnya memutuskan gabung klub MLS, New York City selama 2 tahun sebelum memutuskan untuk pensiun.

Jadi Legenda Timnas Italia

Profil Andrea Pirlo, Sang Maestro Freekick 3

Selain menjadi legenda dalam level klub, ternyata Pirlo juga terhitung sebagai legenda di level timnas Italia.

Sejak tahun 1994 dirinya resmi tergabung di timnas Italia U15, hingga pada tahun 2002 dirinya resmi menjadi salah satu anggota timnas Italia di Olimpik dan Senior.

Terhitung sejak 2002 hingga 2015 dirinya sudah membukukan 116 caps dan mencetak 13 gol selama karirnya. Dan selama berkarir di timnas dirinya juga bisa dikatakan sangat sukses sebagai pemain tengah.

Semua Gelar Level Klub dan Timnas Sukses di Raih Pirlo

Dengan sangat mahirnya Pirlo pastinya gelar yang diraih dirinya sudah sangat banyak, bahkan mulai dari level klub hingga timnas dirinya sukses persembahkan.

Pada awalnya gelar perdana Pirlo diraih bersama Brescia pada tahun 1996/1997 silam, saat itu dirinya sukses persembahkan gelar Serie B (kasta ke-2 Italia).

Yang paling fenomenal dirinya saat mampu persembahkan banyak gelar bersama AC Milan. Tercatat dirinya sukses persembahkan 2 gelar Serie A pada musim 2003/2004 dan 2010/2011 silam.

Setelah itu Pirlo juga sukses persembahkan gelar Coppa Italia musim 2002/2003 dan diteruskan dengan gelar Super Italia pada tahun 2004.

Kemudian dirinya melanjutkan asa diajang Eropa. Saat itu dirinya sukses persembahkan 2 gelar Liga Champions Eropa pada musim 2002/2003 dan 2006/2007. Bahkan 2 gelar Liga Champions tersebut diteruskan dengan Super Eropa pada tahun 2003 dan 2007.

Hingga pada akhirnya gelar tertinggi dalam level klub diraihnya pada tahun 2007. Saat dirinya sukses membawa tim berjuluk Rossoneri menjadi juara di Piala Dunia Antar Klub.

Setelah pindah ke Juventus, dirinya lebih banyak persembahkan gelar domestik. Terhitung dirinya sukses persembahkan 4 gelar Serie A secara beruntun sejak tahun 2011 hingga 2014.

Satu gelar Coppa Italia musim 2014/2015 dan juga Super Italia pada tahun 2012 dan 2013 silam.

Untuk level timnas sendiri, Andrea Pirlo sukses persembahkan gelar Piala Dunia tahun 2006, runner-up Euro tahun 2012 dan menduduki posisi 3 di Piala Konfederasi tahun 2013.

Sejarah Parma di Kancah Liga Italia

Untuk para pecinta sepakbola Italia pastinya sudah tidak asing lagi dengan klub yang sarat akan legenda yaitu Parma Calcio. Ya klub yang satu ini memang sudah dikenal sebagai pencipta para pemain legenda khususnya dari tanah Italia. Kali ini akan coba membahas sedikit sejarah Parma di Liga Italia.

Karena memang seperti yang diketahui, sebut saja nama Fabio Cannavaro, Gianluigi Buffon, Adriano, Marco Di Vaio merupakan pemain yang pernah membela klub yang satu ini.

Berikut Ulasan Sejarah Parma di Italia

Parma Calcio sendiri berdiri pada tahun 1913 silam. Dan sudah cukup banyak gelar yang diraih oleh klub ini semasa jayanya.

Namun pada beberapa waktu lalu, tim yang serat akan cerita ini sempat mengalami kebangkrutan yang sangat mengerikan. Bahkan mereka sulit untuk membayar listrik di Stadion yang membuat pihak pengadilan mengambil keputusan tegas.

Berjaya di Kancah Eropa

Sejarah Parma di Kancah Liga Italia 2

Kalau disuruh menyebutkan tim Italia mana saja yang sangat sukses di ajang Eropa. Pastinya Juventus, AC Milan, Inter Milan dan Napoli pastinya hal biasa, lalu bagaimana dengan Parma.

Ya klub yang satu ini memang belum satu kalipun menjadi juara diajang Serie A Italia. Terakhir mereka hanya mampu menjadi kampiun diajang Coppa Italia sebanyak 3 kali, pada musim 1991/1992, 1998/1999 dan 2001/2002.

Serta satu gelar Super Italia yang terjadi pada tahun 1999 silam. Dan tercatat memang hanya 4 gelar selama mereka bermain diajang Italia.

Namun untuk hasil di Eropa sendiri sangat mentereng. Tercatat pada musim 1994/1995 sukses menjadi juara Europa League.

Serta pada musim 1998/1999 mereka sukses menggabungkan gelar Super Italia dan Coppa dengan Europa League. Musim itu memang menjadi yang paling menggembirakan bagi Parma.

Bahkan pada musim 1992/1993 mereka sukses menjuarai ajang Liga Champions Eropa, yang jaman dahulu masih bernama Piala Winner. Hingga ditahun yang sama mereka mampu menjadi juara Super Eropa yang saat itu tim sukses mengalahkan sesama tim Italia, AC Milan dengan skor 2-1.

Musim 2014/2015, Parma Alami Kebangkrutan

Pada musim 2014/2015 menjadi saat yang palin kelam bagi Parma. Karena saat itu klub dinyatakan bangkrut.

Saat itu dinyatakan bahwa klub memiliki hutang sebesar 218 juta Euro, dan total tersebut sudah termasuk penunggakan gaji pemain yang mencapai angka 63 juta Euro.

Melihat hal tersebut pihak pengadilan pada akhirnya mengamil sikap tegas dengan menganulir semua poin yang sudah diraih klub. Dan bahkanpengadilan Italia langsung menghukung klub dengan langsung membuat mereka harus berlaga diajang Serie D.

Namun hanya berselang beberapa tahun saja, tim mampu bangkit, tim hanya perlu 3 hingga 4 tahun saja untuk bisa kembali keajang Serie A.

Hingga pada musim 2017/2018 Parma dipastikan kembali keajang Serie A usai mereka menang atas Spezia dibabak playoff Serie B. Saat itu tim sukses raih kemenangan dengan skor 2-0.

Bangkit di Serie A

Sejarah Parma di Kancah Liga Italia 1

Demi mempersiapkan kekuatan mereka diajang Serie A, jajaran Parma bahkan mendatangkan beberapa pemain meski ada yang berstatus pinjaman dan pemain veteran.

Sebut saja nama gelandang Leo Stulac, Antonio Barilla. Bahkan terdapat bek veteran asal Portugal Bruno Alves yang masuk kedalam skuat.

Dan bahkan sejak awal musim hingga sekarang tercatat ada beberapa pemain bintang yang masuk kedalam klub. Diantaranya seperti Roberto Inglese, Luigi Sepe, Jonathan Biabiany, Jurac Kucka dan bahkan eks Arsenal Gervinho.

Bahkan saat ini tim menduduki posisi 9 klasemen sementara dengan torehan 28 poin. Mereka hanya selisih 4 poin dari Lazio yang duduk diposisi 6 yang merupakan zona kualifikasi Europa League.

Itulah sejarah parma di Italia yang mungkin tidak akan pernah terlupakan oleh para pecinta Seria A tentunya.

Hasil Coppa Italia Musim 2018/2019

Pada laga babak 16 besar Coppa Italia yang digelar pada 12 hingga 15 Januari memperlihatkan hasil positif dari para raksasa. Berikut hasil Coppa Italia yang terlengkap pada beberapa waktu lalu.

Beberapa klub seperti Lazio, Duo Milan, Juventus, Napoli serta AS Roma sukses raih kemenangan dan dipastikan melaju keabak berikutnya. Usai mengalahkan lawan yang memang senotabenya masih menghadapi tim mudah.

Hasil Coppa Italia Babak 16 Besar

Dari sekian banyak ada beberapa seperti Milan yang harus berjibaku lebih dahulu saat jumpa Sampdoria. Napoli yanh harus jumpa Sassuolo dan juga Fiorentina yang sukses kalahkan Torino.

Lazio 4-1 Novara

Hasil Coppa Italia Musim 2018 2019 2

Lazio sukses melaju kebabak berikutnya usai kalahkan Novara yang merupakan tim kasta ketiga Italia dengan skor yang cukup telak 4-1 dilaga kandang.

Pada laga ini tuan rumah sepertinya enggan memberikan napas kepada tim lawan. Hingga pada akhirnya di babak pertama mereka sukses mencetak 4 gol lebih dahulu.

Tercatat nama Ciro Immobile sukses mencetak 2 gol lebih dahulu, serta dua gol lain dicetak Luis Alberto dan Milinkovic-Savic.

Sementara satu gol tim tamu dicetak Umberto Eusepi yang mencetak gol dimenit 49 melalui titik putih.

Sampdoria 0-2 AC Milan

Dilaga lainnya AC Milan sukses melaju kebabak berikutnya saat mereka mengalahkan salah satu tim kejutan Sampdoria dengan skor 2-0.

Bermain di rumah lawan, Rossoneri terlihat seperti kesulitan hingga pada akhirnya klub hanya mampu bermain imbang di 90 menit waktu normal.

Hingga pada akhirnya laga harus dilanjutkan ke babak tambahan. Dan benar saja, menggantikan Samu Castillejo dimenit akhir waktu normal nama Patric Cutrone sukses membawa kemenanngan.

Mega bintang muda milik Milan ini sukses menyumbang 2 gol dimenit 102 dan 108 babak tambahan. Skor 0-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Bologna 0-2 Juventus

Hasil Coppa Italia Musim 2018 2019 1

Sementara Juventus raih hasil yang sama dengan skor akhir 0-2 saat bermain dimarkas Bologna. Pada laga ini pasukan Massimiliano Allegri sukses mencetak gol cepat melalui Federico Bernadeschi yang mencetak gol dimenit ke-9.

Hasil 0-1 bertahan hingga peluit babak pertama dibunyikan, dan pada babak kedua kembali laga baru berjalan 4 menit, Moise Kean sukses mencetak gol kedua dilaga tersebut.

Pada akhirnya laga berakhir dengan skor 0-2 untuk sang juara bertahan Coppa Italia.

Torino 0-2 Fiorentina

Sementara hasil yang mengejutkan terjadi dilaga Torino vs Fiorentina. Yang laga ini dimenangkan oleh tim tamu La Viola dengan skor akhir 0-2 dibabak 16 besar Coppa Italia.

Laga ini sendiri cukup mengejutkan, karena Il Toro lebih diunggulkan. 2 gol yang tercipta dilaga ini sendiri dicetak oleh Federico Chiesa yang dilaga ini sukses mencetak 2 gol dan memberikan kemenangan.

Inter Milan 6-2 Benevento

Hasil Coppa Italia Musim 2018 2019 3

Dilaga lain Inter Milan sukses membantai Benevento dengan skor yang sangat fantastis 6-2 yang digelar di Giuseppe Meazza.

Pada laga ini nama Antonio Candreva dan Lautaro Martinez sukses mencetak 2 gol dilaga ini. Dan sementara 2 gol lainnya dicetak Mauro Icardi dan Dalbert Henrique.

Sementara dua gol tim tamu dicetak Roberto Insigne dan Filippp Bandinelli dimenit 58 dan 74 babak kedua.

Napoli 2-0 Sassuolo

Hasil Coppa Italia Musim 2018 2019 4

Sementara Napoli sendiri sukses kalahkan Sassuolo dengan skor akhir 2-0. Laga ini sendiri berjalan sangat timbang menyusul tim lawan harus kehilangan pemain utama mereka Kevin-Prince Boateng yang gabung Barcelona.

Dan nama Arkadiusz Milik dan Fabian Ruiz sukses mencetak gol pada laga tersebut. Membuat Il Partenopei memenangkan laga ini dengan skor 2-0.

AS Roma 4-0 Virtus Entella

Sementara hasil yang terakhir saat AS Roma sukses kalahkan tim kasta ke-3 Italia Virtus Entella dengan skor 4-0.

Pada laga ini Patrik Schick sukses mencetak 2 gol. Dan sementara 2 gol lainnya dicetak Javier Pastore dan Ivan Marcano yang menggenapkan laga menjadi 4-0.